• BERSAMA WARGA JAGA BUMI

    Hadir Untuk Bergerak & Kolektif Bersama.

Warga Jaga Bumi (WJB) adalah sebuah ruang kolaborasi yang berawal dari kepedulian bahwa negara kita berada di atas daerah rawan bencana, WJB berfokus pada kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pasca bencana, pembangunan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana dan krisis iklim di Indonesia.

Kami menghubungkan empati dengan aksi nyata melalui sistem yang transparan, berbasis data, dan berkelanjutan.

Kami percaya bahwa:

“Ketangguhan dibangun bersama.
Harapan dipulihkan bersama.
Bumi dijaga Bersama”

Bencana & Indonesia

Indonesia Rawan Bencana

Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di dunia. Rentan terhadap Gempa Bumi Tsunami Erupsi Gunung Api Banjir Tanah Longsor

Alert Alert 3472

Kejadian Bencana (2024)

User User 8000000

Lebih Orang terdampak

540

Meninggal Dunia

Saat bencana terjadi, WJB hadir untuk tanah, air, untuk harapan bersama #WARGAJAGABUMI terus bergerak dan pulih

Down-open-big Down-open-big

7 Titik Timur & Tengah

#1 Campaign

(Sejak 1 Desember 2025)

Lebih Dari 11 NGO

Kolaborasi Bersama

#1 Crowd Funding

LOKASI TITIK FOKUS WJB

Down-open-big Down-open-big

Posko Darurat

Solar Panel

Akses Air Bersih

Toilet Umum

Penyaluran Bantuan

7 Titik Fokus

Warga Jaga Bumi

Down-open-big Down-open-big
1
2
3
4
5
6
7
1

Rantau Bintang

2

Batu Sumbang

3

Baling Karang

4

Tanjung Glumpang

5

Kualasimpang

6

Reje Payung

7

Biereun

Tujuan & Visi

Visi Utama

Mewujudkan masyarakat yang mengerti tentang apa itu kesiapsiagaan bencana dan menjadi kolaborasi yang berfokus pada pemulihan dan bangkit dari bencana.

Misi Strategis

  • Menyediakan dukungan darurat yang cepat, efektif, dan manusiawi.
  • Membawa misi untuk memulai gerakan membuka akses dan membangun akses terutama pada infrastruktur dasar ketika terjadi bencana, seperti air bersih dan listrik alternatif di lokasi bencana.
  • Memberikan edukasi kesiapsiagaan agar masyarakat memiliki kemampuan bertahan mandiri.
  • Menyediakan layanan pemulihan psikologis (trauma healing) bagi penyintas.

Program Unggulan

(Kegiatan)

  • Kesiapsiagaan Bencana

    Penyediaan Emergency Bag & Kit, Alat dasar bertahan hidup untuk 24-72 jam pertama (isi: masker, P3K, selimut foil, makanan, dll.).

    Pelatihan Kesiapsiagaan:

    Edukasi agar setiap kita mampu menjadi satu orang yang memiliki informasi, dari keluarga/kelompok terkecil untuk dapat menjadi responder pertama ketika terjadi bencana.

  • Basket Basket

    Respon Darurat & Infrastruktur

    Food Truck Pemulihan : Distribusi makanan hangat untuk masyarakat terdampak, relawan, dan tenaga medis.

    Infrastruktur Tanggap Darurat:

    Pengadaan air bersih dan listrik alternatif untuk mencegah penyakit dan menjaga komunikasi.

  • Pemulihan & Teknologi

    Trauma Healing & PFA : Dukungan psikologis awal untuk meredakan stres akut pada penyintas.

    Website Bencana Interaktif :

    Platform open source untuk transparansi data bantuan, logistik, dan jumlah pengungsi secara real-time.

Fokus & Target

Penerima Manfaat

Warga Jaga Bumi (WJB) menyasar kelompok-kelompok yang paling rentan, antara lain:

Keluarga/kelompok di wilayah rawan bencana.

 

Anak-anak, Perempuan, dan kelompok rentan lainnya

Pemerintahan dari yang paling kecil di daerah, sekolah, komunitas lokal, serta penyintas bencana.

Tata Kelola & Transparansi

Tim Ahli

Dikelola oleh tim profesional mulai dari ahli teknik logistik (Emergency Response Engineer) hingga psikolog (Trauma Healing Specialist).

Sistem Evaluasi

Melakukan monitoring lapangan, survei penerima manfaat, dan laporan transparan melalui tinjauan program setiap 6 bulan.

Urgensi kehadiran Warga Jaga Bumi (WJB)

“Warga Jaga Bumi tidak hanya datang untuk memberikan bantuan, tetapi untuk menanamkan benih ketangguhan. Karena pada akhirnya, persiapan hari ini adalah cara terbaik kita untuk memulihkan harapan hari esok.”

  • Realita Kerawanan: “Indonesia berada di titik merah kerawanan bencana dunia, di mana ribuan kejadian setiap tahunnya tidak hanya menghancurkan infrastruktur, tetapi merenggut nyawa dan masa depan jutaan orang.”
  • Krisis yang Memburuk: “Krisis iklim saat ini bukan lagi ancaman masa depan, melainkan kenyataan yang memperparah frekuensi dan skala bencana melalui cuaca ekstrem dan kenaikan air laut.”
  • Melampaui Respons Cepat: “Warga Jaga Bumi hadir karena bantuan logistik saja tidak cukup; masyarakat membutuhkan sistem yang mampu memulihkan harapan melalui infrastruktur dasar, pemulihan mental, dan kolaborasi yang berkelanjutan.”
  • Membangun Kemandirian: “Kami hadir untuk memastikan tidak ada penyintas yang merasa sendirian dalam trauma, sekaligus menyediakan akses air bersih dan listrik alternatif agar kehidupan bisa segera berdenyut kembali di tengah reruntuhan.”
  • Detik-Detik Kritis: “Kesiapsiagaan adalah pembeda antara korban jiwa dan penyintas. Dengan Emergency Bag & Kit, kita memberikan waktu 24 hingga 72 jam pertama yang krusial bagi seseorang untuk bertahan hidup secara mandiri.”
  • Mengurangi Kepanikan: “Pelatihan kesiapsiagaan bukan sekadar teori, melainkan upaya membangun budaya sadar bencana agar setiap kita yang mempelajarinya, menjadi orang terdekat dalam keluarga/kelompok yang dapat menjadi first responder yang tenang dan tangkas untuk sekitar dan untuk diri sendiri.”
  • Efisiensi Pemulihan: “Masyarakat yang siap adalah masyarakat yang tangguh; mereka tidak hanya mampu bertahan saat bencana terjadi, tetapi memiliki fondasi yang kuat untuk pulih dan bangkit lebih cepat pasca-bencana.”
  • Aksi Sebelum Krisis: “Menunggu bencana terjadi untuk bertindak adalah sebuah keterlambatan. Melalui edukasi dan data website yang interaktif, kita bersiap sebelum badai datang dan memastikan bantuan tersalurkan secara transparan saat dibutuhkan.

Berikut apa saja yang bisa dilakukan oleh mitra pendukung (perusahaan/donatur)

serta bagaimana mekanisme penyaluran dana CSR agar sejalan dengan visi-misi Warga Jaga Bumi (WJB)

Apa yang Bisa Dilakukan Mitra?

Mitra tidak hanya berperan sebagai penyandang dana, tetapi juga sebagai aktor ketangguhan. Berikut adalah bentuk kolaborasinya:

  1. Penyediaan Teknologi & Fasilitas: Mitra dapat meminjamkan atau menghibahkan aset yang mendukung operasional, seperti kendaraan yang dimodifikasi menjadi Food Truck, perangkat panel surya untuk listrik alternatif, atau teknologi pemurnian air bersih.
  2. Employee Volunteering: Perusahaan dapat melibatkan karyawannya dalam pelatihan kesiapsiagaan bencana bersama WJB. Ini membangun sense of belonging dan kapasitas internal perusahaan.
  3. Media & Campaign Partner: Menggunakan jejaring komunikasi perusahaan untuk menyebarluaskan edukasi kesiapsiagaan bencana (co-branding pada konten digital WJB).
  4. Distribusi Logistik Spesifik: Jika mitra adalah perusahaan retail atau FMCG, kolaborasi dapat berupa penyediaan isi Emergency Bag & Kit (masker, P3K, makanan tahan lama) secara berkelanjutan.

Mekanisme Fundraising yang Tersedia di WJB

Sesuai dengan dokumen, WJB menyediakan beberapa pintu masuk untuk dukungan :

“Menjadi mitra Warga Jaga Bumi berarti perusahaan Anda tidak hanya hadir saat bencana sudah terjadi, tetapi berperan aktif dalam mencegah jatuhnya korban melalui penguatan masyarakat sebelum krisis melanda.”

  • Corporate Partnership

    Skema kemitraan khusus untuk CSR atau sponsorship.

  • Grant Foundation

    Pengajuan hibah untuk proyek-proyek mitigasi jangka panjang.

  • Merchandise WJB

    Pembelian produk fisik di mana 100% profit dialokasikan untuk operasional program.

Hubungi Kami

Mari Berkolaborasi

This contact form is deactivated because you refused to accept Google reCaptcha service which is necessary to validate any messages sent by the form.
© Copyright - Warga Jaga Bumi